Sabtu, 28 Februari 2026
  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
benuaetam.co.id
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Samarinda
    • Bontang
    • Berau
    • Kutai Barat
    • Kutai Timur
    • Kutai Kartanegara
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Mahakam Ulu
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Samarinda
    • Bontang
    • Berau
    • Kutai Barat
    • Kutai Timur
    • Kutai Kartanegara
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Mahakam Ulu
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
benuaetam.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltim
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltim

231 Ribu Penduduk Kaltim Masih Miskin

by benuaetam.co.id
20/07/2023
in Kaltim, Samarinda
A A
0
231 Ribu Penduduk Kaltim Masih Miskin
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda, BENUAETAM – Persentase penduduk miskin di Provinsi Kalimantan Timur pada Maret 2023 tercatat sebesar 6,11 persen atau  menurun 0,33 poin persen terhadap September 2022.

“Jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 231,07 ribu orang, menurun 11,23 ribu orang terhadap September 2022 dan dibandingkan tahun sebelumnya  mturun 5,18 ribu orang terhadap Maret 2022,” ungkap Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur, Yusniar Juliana Nababan dalam keterangan resminya, Senin (17/7).

Yusniar mengatakan presentase penduduk miskin maret 2023 Kaltim masih dibawah rata-rata nasional, dimana nasional tercatat angka kemiskinan 9,36 persen dan Kaltim 6,11 persen. Sementara Provinsi dengan angka kemiskinan terendah ada di Bali sebesar 4,25 persen  dan tertinggi Papua 26,03 persen.

“Kaltim masuk dalam 18 Provinsi yang angka kemiskinannya dibawah Nasional dengan berada di posisi 8 terendah,” sebutnya.

Selanjutnya, sebaran presentase penduduk miskin periode Maret 2019 hingga Maret 2023 masih terjadi disparitas kemiskinan antara perkotaan dan pedesaan. Untuk perkotaan turun 0,29 poin dan pedesaan turun relatif lebih cepat 0,43 poin.

Sedangkan, garis kemiskinan pada Maret 2023 mengalami kenaikan Garis Kemiskinan naik sebesar 2,87 persen, yaitu dari Rp 768.120 per kapita per bulan pada September 2022 menjadi Rp 790.186 per kapita per bulan pada Maret 2023. Dengan komposisi garis kemiskinan Makanan sebesar Rp 560.368,- (70,92 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp 229.818,- (29,08 persen).

Peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan. Pada Maret 2023, komoditi makanan menyumbang sebesar 70,92 persen, sedangkan komoditi bukan makanan hanya menyumbang 29,08 persen untuk garis kemiskinan.

Garis Kemiskinan merupakan suatu nilai pengeluaran minimum kebutuhan makanan dan non makanan yang harus dipenuhi agar tidak dikategorikan miskin. Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan.

Lanjutnya, pada Maret 2023, secara rata-rata rumah tangga miskin di Provinsi Kalimantan Timur memiliki 5,13 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp 4.053.654,-/rumah tangga miskin/bulan.

Persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan. Indeks kedalaman kemiskinan (P1) adalah ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masingmasing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan.

Indeks keparahan kemiskinan (P2) memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran di antara penduduk miskin. Pada periode September 2022 – Maret 2023, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) mengalami penurunan. Indeks Kedalaman Kemiskinan pada Maret 2023 sebesar 0,771, turun dibandingkan September 2022 yang sebesar 0,784. Demikian juga dengan Indeks Keparahan Kemiskinan, pada periode yang sama mengalami penurunan dari 0,118 menjadi 0,140. (SAN/diskominfokaltim)

Tags: BPSRakyat Miskin
Previous Post

Bazma Berbagi di Tahun Baru 1445H

Next Post

Harga Sawit Kembali Turun

Next Post
Harga Sawit Kembali Turun

Harga Sawit Kembali Turun

3 Desa Perbatasan Nikmati Listrik 24 Jam

3 Desa Perbatasan Nikmati Listrik 24 Jam

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

    Berita Terbaru

    Bareskrim Polri Periksa 8 Saksi dari Pihak Ponpes Al Zaytun terkait TPPU Panji Gumilang

    Bareskrim Polri Periksa 8 Saksi dari Pihak Ponpes Al Zaytun terkait TPPU Panji Gumilang

    25/07/2023
    KPI Fokus Cegah Stunting Balikpapan

    KPI Fokus Cegah Stunting Balikpapan

    25/07/2023
    Menkumham Promosikan HAM RI

    Menkumham Promosikan HAM RI

    25/07/2023
    IJTI Sultra Desak Aparat Tangkap dan Adili Pelaku Penikaman Jurnalis di Baubau

    IJTI Sultra Desak Aparat Tangkap dan Adili Pelaku Penikaman Jurnalis di Baubau

    24/07/2023
    benuaetam.co.id

    Ikuti Kami

    Kategori Berita

    • Balikpapan
    • Kaltim
    • Kutai Kartanegara
    • News
    • Samarinda

    Berita Terbaru

    Bareskrim Polri Periksa 8 Saksi dari Pihak Ponpes Al Zaytun terkait TPPU Panji Gumilang

    Bareskrim Polri Periksa 8 Saksi dari Pihak Ponpes Al Zaytun terkait TPPU Panji Gumilang

    25/07/2023
    KPI Fokus Cegah Stunting Balikpapan

    KPI Fokus Cegah Stunting Balikpapan

    25/07/2023
    • Redaksi & Manajemen
    • Kontak
    • Iklan & Advetorial
    • Pedoman Media Siber
    • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

    © 2023 benuaetam.co.id. All right reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Bontang
      • Berau
      • Kutai Barat
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
    • Leisure
    • Story
    • Advetorial
    • Opini

    © 2023 benuaetam.co.id. All right reserved.